Jumat, 01 Maret 2013

Jamu Alami Untuk Mengobati Penyakit Gagal Ginjal

Jamu Alami Untuk Mengobati Penyakit Gagal Ginjal

Untuk anda yang sedang mencari obat alami penyakit gagal ginjal, kini kami sajikan kepada anda jamu alami untuk mengobati penyakit gagal ginjal yang alami, aman, serta telah terbukti khasiatnya untuk mengobati dan menyembuhkan penyakit gagal ginjal tersebut dengan ramuan herbal alami jelly gamat golg d.
Salam menuju sehat kami ucapkan kepada anda yang sedang dilanda penyakit gagal ginjal dan sedang mencari obat penyakit tersebut, kami selaku {distributor obat herbal} memberikan solusi alternatif untuk menyembuhkan penyakit gagal ginjal yang ampuh dan aman dari ramuan herbal alami jelly gamat gold g. Sebelumnya marilah kita simak sekilas informasi penyakit gagal ginjal, obat penyakit gagal ginjal yang ampuh dan aman serta kisah sembuhdari penderita tersebut dengan mengonsumsi jelly gamat gold g.

Sekilas Informasi Penyakit Gagal Ginjal

Gagal Ginjal adalah suatu penyakit dimana ginjal tidak mampu mengangkut sampah metabolic tubuh atau melakukan fungsi regulernya. Suatu bahan yang biasanya dieliminasi di urin menumpuk dalam cairan tubuh akibat gangguan ekskresi renal dan menyebabkan gangguan fungsi endokrin dan metabolic, cairan, elektrolit, serta asam basa. Gagal ginjal merupakan penyakit sistemik dan merupakan jalur akhir yang umum dari berbagai penyakit traktus urinarius dan ginjal.
Penyakit gagal ginjal ini dapat menyerang siapa saja yang menderita penyakit serius atau terluka dimana hal itu berdampak langsung pada ginjal itu sendiri. Penyakit gagal ginjal lebih sering dialamai mereka yang berusia dewasa, terlebih pada kaum lanjut usia.

Sekilas Informasi Obat Penyakit Gagal yang Alami Serta Telah Terbukti Keampuhannya Untuk Mengobati Penyakit Gagal Ginjal.

Obat Herbal Gagal Ginjal=>>jelly gamat gold g ini terbuat asli dari bahan alami ekstrak teripang gamat emas stichopus variegatus yang mempunyai kandungan utama kolagen dan bio active element yang mempunyai peran penting dalam pengobatan penyakit ginjal, teripang gamat emas adalah salah satu jenis hewan yang berhabitat di dasar laut yang juga di sebut dengan gingseng laut karena gamat emas ini sebagai hewan yang di juluki multi khasiat yang mengandung 1000 spesies gamat akan tetapi yang di jadikan bahan makanan hanya 40 spesies saja di pualu lengkawi malaysia gamat emas di jadikan sebagai hidangan utama makanan spesial karena gamat emas ini sangat baik untuk pengobatan segala macam jenis penyakit dan untuk mencegah timbulnya penyakit

Menurut Dr.Ir.M. Ahkam Subroto, M.App.Sc., Periset Bioteknolog LIPI, kandungan protein tinggi pada teripang yang mencapai 86.8%, baik diberikan kepada penderita diabetes. Protein tinggi berperan meregenerasi sel beta pankreas yang memproduksi insulin. Hasilnya, produksi insulin meningkat. (Trubus 441, Agustus 2006, halaman 109).

Kandungan di dalam Jelly Gamat Gold G, yang berasal dari gamat kualitas terbaik, terbukti dapat menghasilkan senyawa alami yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun dalam tubuh. Bersifat sebagai Anti-Bakteri, Anti-Virus, Anti-Mikroba, dapat menghambat dan menghentikan pertumbuhan bakteri / toxic / kuman yang bereaksi buruk dalam tubuh, juga membunuh dan membuangnya dalam bentuk air seni atau feses. Selain itu, Jelly Gamat Gold G juga sangat baik dalam mengatur keseimbangan kadar gula dalam darah, menstabilkan tekanan darah meskipun kurang disarankan kepada mereka yang menderita sakit darah rendah. Tak hanya sampai di situ, beberapa penelitian telah membuktikan bahwa Jelly Gamat memiliki sinergi kuat sebagai Anti-Tumor dan Anti-Kanker, juga berpengaruh kuat dalam menjaga kekuatan tulang serta menghindarkan pengkonsumsinya dari Osteoporosis

Simak Kisah Sembuh Dari Penderita Penyakit Gagal Ginjal Setelah Mengonsumsi Jelly Gamat Gold G yaang Kami Kutip Dari Majalah Terubus Dengan Tidak Melakukan Cuci Darah.

Cuci darah seumur hidup atau operasi. Dokter menyodorkan 2 pilihan itu kepada Hariyati. Ia mengalami gagal ginjal. Hariyati sembuh bukan dengan salah satu di antara 2 jalan itu.
Hariyati syok mendengar vonis gagal ginjal. Ternyata itulah jawaban atas segala penderitaan selama bertahun-tahun. Ia kerap merasa pinggang sebelah kiri pegal dan panas. Ketika berkemih, air urine berwarna merah keruh seperi air bekas cucian daging. Selain itu perempuan 30 tahun itu juga kerap terserang demam.
Puncaknya terjadi pada pertengahan Desember 2008, ia muntah terus-menerus selama 3 pekan. ‘Saat itu mencium bau tak sedap perut saya langsung muntah,’ kata ibu 2 anak itu. Kondisi Hariyati saat itu mengenaskan: muka pucat dan letih. Mendapat kabar itu, sang suami, Suwarso, yang saat itu tengah menambang emas di Sumatera bergegas pulang ke Desa Keben, Kecamatan Tambakreno, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Gagal ginjal

Suwarso langsung membawa Hariyati ke sebuah rumahsakit di Pati. Hariyati segera menjalani pemeriksaan laboratorium. Hasilnya sungguh mencengangkan: kadar ureum 420,15 mg/dl, kadar kreatinin 22,93 mg/dl, dan kadar asam urat 12 mg/dl. Kadar normal untuk ketiga indikator fungsi ginjal itu berturut-turut adalah 10-50 mg/dl, 0,6-1,1 mg/dl, dan 2,3-6,1 mg/dl.
Hasil laboratorium itu menunjukkan bahwa buah pinggang Hariyati tak mampu melakukan fungsinya alias gagal ginjal. Dampaknya zat-zat yang seharusnya dikeluarkan melalui ginjal, menumpuk dalam darah. Menurut dr Luluk Zulfa Agustina di Pati, nefron dalam ginjal berfungsi menyaring dan mengeluarkan racun dari tubuh. Fungsi nefron lain adalah menyerap kembali zat-zat yang diperlukan tubuh.
Kadar ureum dan kreatinin yang melonjak melebihi ambang normal menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, itu akibat terjadinya penurunan fungsi ginjal. Ginjal gagal menyaring dan membuang zat-zat itu melalui urine sehingga menumpuk dan meningkat dalam darah. ‘Peningkatan kreatinin lebih dari normal, maka fungsi ginjal menurun sampai 30%,’ tutur Luluk.
Turun cepat
Untuk mengatasi gagal ginjal itu dokter menawarkan 2 opsi, yakni menjalani operasi atau hemodialisis alias cuci darah. Hariyati dilematis. Sebab, biaya sekali hemodialisis Rp700.000, relatif mahal baginya. Frekuensi cuci darah sekali sepekan. Menjalani operasi juga menakutkan. Ia lebih memilih konsumsi obat selama sepekan opname di rumahsakit.
Seorang teman, Hesti Kartika Sari, menyarankan untuk mengkonsumsi ekstrak teripang. Ingin kondisinya membaik, Hariyati pun rutin mengkonsumsi 2 sendok makan ekstrak teripang satu kali sehari dan 5 tablet spirulina 2 kali sehari. Sepekan berselang ia merasa badan segar dan lebih bertenaga. Kondisi yang terus membaik itu mendorong Hariyati memeriksakan diri ke dokter. Pada 13 Maret 2009-persis sebulan mengkonsumsi teripang dan spirulina-ia mengecek kesehatan ke sebuah klinik di Pati. Hasilnya kadar ureum turun menjadi 36 mg/dl dan kreatinin 1,25 mg/dl.
Pemeriksaan terakhir pada 6 April 2009, kadar ureum 21,1 mg/dl, kadar kreatinin 1,27, dan asam urat 4 mg/dl. Artinya ginjal Hariyati kembali berfungsi alias sembuh gagal ginjal. Untuk menjaga kesehatan, ia tetap mengkonsumsi 1 sendok makan ekstrak teripang per hari.
Regenerasi
Mengapa ginjal Hariyati membaik? Menurut dr Muhammad Wahib Hasyim di Pati kandungan protein ekstrak teripang sangat lengkap sehingga membantu regenerasi sel-sel ginjal yang rusak. Sementara dalam spirulina terdapat fikosianin yang berperan sebagai antioksidan dan bersifat renoprotektor alias pelindung ginjal.
Kemampuan teripang memperbaiki jaringan rusak ditandai oleh nilai EPA alias ecosapentaenat 25,69% dan DHA asam docosahexaenat 3,69%. Senyawa-senyawa itulah yang membantu ginjal Haryati kembali berfungsi normal. (Faiz Yajri)
Sumber: Majalah Trubus Edisi Sabtu, Agustus 01, 2009
Untuk pemesanan silahkan anda kirmkan format pemesanan di bawah ini.

 Ketik BLA spasi Jumlah Pesanan spasi Nama Anda spasi Alamat Lengkap dan kirim ke : 081282762080

Setelah barang anda terima baru anda melakukan pembayaran yang tercantum pada paket pesanan anda.

Demikianlah informasi yang kami sajikan kepada anda, semoga dengan anda berbelanja pada kami penyakit anda bisa sembuh dengan cepat dan tepat.
 

0 komentar:

Poskan Komentar